Ternak Ayam Kampung

Ternak Ayam Kampung Intensif

 

Ternak Ayam KampungTernak ayam kampung pada masyarakat saat ini masih menggunakan sistem umbaran.

Padahal sistem peternakan umbaran / diumbar dibiarkan mencari makan sendiri di sekeliling rumah atau pelataran kurang efisien dan ekonomis apabila pemeliharaan tersebut bertujuan untuk sebuah (mencari keuntungan).

Peluang usaha ternak ayam kampung merupakan dengan pangsa pasar yang luas dan masih jarang digeluti oleh kebanyakan masyarakat. Teknik beternak ayam secara intensif dibutuhkan karena sudah terbukti memiliki banyak keunggulan dalam dunia peternakan ayam kampung. Melalui cara beternak yang demikian akan mempermudah dalam melakukan kontrol terhadap perkembangan ayam.

Dalam pelaksanaan budidaya ayam kampung membutuhkan manajemen atau pengelolaan peternakan ayam yang baik, sehingga permasalahan dalam perkembangan ternak ayam dapat terpantau dengan baik. Baik secara manajemen keuangan maupun manajemen pemeliharaan.

Pedoman Ternak Ayam Kampung

A. Pemilihan Bibit Ayam
Pemilihan bibit ayam atau DOC adalah hal yang penting dalam memulai bisnis beternak ayam. Apabila tujuan beternak ayam kampung adalah untuk diambil dagingnya, maka pemilihan bibit harus dari keturunan ayam yang memiliki postur besar dan memiliki pertumbuhan yang cepat. Selain itu hal yang lain yang perlu diperhatikan dalam proses penetasan juga harus tepat waktu, tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lama (21 hari). Berikut ini ciri – ciri DOC kualitas baik :

  • Bibit sehat dan tidak cacat.
  • Postur berdiri tegap.
  • Kondisi mata bersinar.
  • Pusar terserap sempurna.
  • Bulu DOC mengkilap dan bersih.

B. Pemberian Pakan Ternak Ayam Kampung
Pakan adalah faktor yang penting dalam beternak ayam kampung. Namun dalam pemberian pakan ayam kampung tidak serumit seperti pemberian pakan ayam pada peternakan jenis ayam lainnya. Untuk pakan yang digunakan adalah konsentrat, dedak, jagung. Selain itu ternak ayam kampung dapat diberikan alternatif bahan pakan lainnya seperti sisa makanan rumah tangga atau warung, sehingga dapat menekan biaya pakan.

Dalam penyusunan ransum yang akan diberikan untuk ternak harus memperhatikan terpenuhinya nutrisi yang dibutuhkan dalam pertumbuhan ayam, yaitu protein kasar (PK) sebesar 12% dan energi metabolis (EM) sebesar 2500 Kkal per kg. Dalam pemberian pakan ternak harus diseuaikan dengan usia ayam tersebut, berikut ini contoh kebutuhan pakan ternak ayam kampung berdasarkan usia ayam.

  • 7 gram per hari hingga usia 1 minggu
  • 19 gram per hari hingga usia 2 minggu
  • 34 gram per hari hingga usia 3 minggu
  • 47 gram per hari hingga usia 4 minggu
  • 58 gram per hari hingga usia 5 minggu
  • 66 gram per hari hingga usia 6 minggu
  • 72 gram per hari hingga usia 7 minggu
  • 74 gram per hari hingga usia 8 minggu

Selain itu pemberian minuman pada ternak ayam kampung juga perlu diperhatikan. Untuk air minum diberikan dalam jumlah tidak terbatas, apabila wadah minum sudah habis bisa diberikan lagi. Dalam mendukung tingkat keberhasilan dalam budidaya ayam kampung, PT Natural Nusantara melalui produk – produknya akan membantu dalam meningkatkan hasil peternakan ayam kampung naik dari segi kualitas, kuantitas serta efektifitas.

Produk NASA Untuk Peternakan

1. Viterna PLUS
Viterna plus adalah suplemen khusus yang dibutuhkan untuk peternakan dengan kandungan sebagai berikut :

  • Mineral untuk pertumbuhan tulang, organ dalam dan luar, pembentukan sel darah dan lain – lain.
  • Asam amino penyusun protein dan pembentukan sel, jaringan dan organ tubuh ternak seperti Arginina, Histidina, Isoleucine, Lycine, Methionine, Phenylalanine, Threonine, Thryptophan dan Valine.
  • Vitamin yang lengkap sebagai ketahanan tubuh ternak diantaranya A, D, E, K, C dan B Komplek.

2. POC NASA
POC NASA memiliki kandungan berbagi mineral yang dibutuhkan dalam pertumbuhan diantaranya N, P, K, Ca, Mg, Fe dan kandungan protein dan mineral nabati. Kandungan zat – zat ini membantu dalam meningkatkan pertumbuhan ayam, memberikan ketahan tubuh ayam yang baik, serta mengurangi kadar kolesterol dalam daging dan mengurangi bau kotoran pada ayam.

3. HORMONIK
Hormonik memiliki peranan sebagai zat pengatur tubuh, sehingga sangat membantu dalam proses pertumbuhan ayam. Shingga tercipta efisiensi waktu ternak ayam kampung yang tepat dengan pertumbuhan yang maksimal.

Penggunaan ketiga produk ini Viterna, POC NASA dan HORMONIK dapat di aplikasikan pada pemberian air minum atau sebagai pembasah pakan pada pakan konsentrat.

C. Kandang Ternak Ayam Kampung
Daalam beternak ayam kampung terdapat 3 jenis kandang yang dapat digunakan, yaitu kandang box, kandang postal dan kandang baterai.

  1. Kandang Box
    Kandang box diperuntukan untuk pemeliharaan DOC. Disebut dengan kandang box dikarenakan bentuknya yang kotak. Didalam kandang box dengan ukuran 1 x 1 meter dapat di isi sekitar 40 – 45 DOC. Pemeliharaan dalam kandang BOX sekitar 20 hari. Agar kondisi kandang tetap hangat berikan lampu dengan suhu 30 – 32 derajat Celcius.
  2. Kandang Postal
    Kandang postal adalah kandang pembesaran berikutnya setelah pemindahan dari kandang Box. Kandang postal berukuran menyesuaikan dengan jumlah ayam kampung yang dipelihara. Untuk kandang yang berukuran 5 x 20 meter dapat di isi sebanyak 1200 ekor ayam. Untuk lama waktu pemeliharaan dikandang postal ini setelah bibit ayam kampung kualitas unggulan berumur 21 hari hingga ayam siap panen.
  3. Kandang Baterai
    Kandang baterai adalah kandang pembesaran ayam dengan sistem bersekat sekat dan bertingkat. Keunggulan dari kandang baterai ini diantaranya dapat membatasi ke agresifan ayam, menghindari tertularnya penyakit karena batasan kontak langsung dengan ayam lainnya.

Lokasi tempat kandang ayam sebaiknya jauh dari pemukiman, minimal sejauh 5 meter dan tidak lembab serta mendapatkan sinar matahari pada pagi hari dengan kondisi sirkulasi udara dalam kandang yang baik. Pilihlah tempat yang tidak terhalang oleh tembok bangunan dan agak rindang agar angin tidak secara langsung berhembus ke kandang. Selain itu hal uang perlu diperhatikan adalah sebelum ayam dimasukan ke dalam kandang perlu dilakukan pembersihan hama menggunakan disinfektan yang aman bagi ayam.

Mengatasi Penyakit Ternak Ayam Kampung

Dalam beternak ayam kampung, masalah penyakit harus mendapatkan perhatian khusus karena dapat menyebabkan kerugian yang besar. Oleh karena itu dibutuhkan pencegahan dan pengendalian terhadap serangan penyakit dengan cepat. Berikut beberapa hal yang diperlu diperhatikan :

  • Memilih lokasi peternakan yang terbebas dari penyakit.
  • Memelihara sanitasi lingkungan dan peralatan kandang.
  • Pemberian pakan sesuai kebutuhan ternak dan teratur.
  • Manajemen pemeliharaan ayam dan kandang yang baik.
  • Melakukan pengontrolan terhadap adanya binatang lain.

Demikian beberapa tips ternak ayam secara intensif, semoga dapat memberikan wawasan dan dengan baik sehingga mampu meningkatkan kualitas produksi daging ternak ayam kampung.

Incoming search terms: